lazuardi senja belumlah nampak
tapi rinduku datang dengan serentak
terpaku diriku dengan kau hentak
kata rinduku mati telak
aku bukan seorang pemberontak
yang kau hentak langsung menghelak
aku hanya seorang anak
terhentak terus melonjak
nenahan rindu dengan isak
tanpa perlu kau desak
aku hanya perlu menghela sesak
agar aku tak tersebak
rinduku terus berontak
lazuardi belum juga nampak
akankah aku sebak
karena menahan rindu penuh isak
tapi rinduku datang dengan serentak
terpaku diriku dengan kau hentak
kata rinduku mati telak
aku bukan seorang pemberontak
yang kau hentak langsung menghelak
aku hanya seorang anak
terhentak terus melonjak
nenahan rindu dengan isak
tanpa perlu kau desak
aku hanya perlu menghela sesak
agar aku tak tersebak
rinduku terus berontak
lazuardi belum juga nampak
akankah aku sebak
karena menahan rindu penuh isak
Tidak ada komentar:
Posting Komentar