Selasa, 26 Februari 2013

Gelap Siang

Gelapnya siang menenggelamkan aku pada keresahan
Membawa aku dalam lorong waktu yang tak ada arah
Membiarkan buncahan air hujan menerpa wajah
Tak peduli kotor sekalipun menyelimuti tubuh

Walau gelap siang menengelamkan asaku
Aku tetap berada dalam buncahan air mata langit
Yang terus berderai menghilangkan sesak dalam dada
Agar hilang............... hilang................hilang  dan kembali terang

Menatap lembutnya awan yang telah puas mencurahkan air mata
Membiaskan sesak yang telah tumpah dalam isak
Tenang hati dalam dada membiarkan air itu tetap berderai
Dan teruslah berderai membasahi semua hati

Agar puas dan lepas beban ini
dan aku akan kembali ke lorong waktu kini
dengan senyum seperti awan membawa pelangi
takan ada duka lagi.....

Walau gelap siang kembali lagi
Aku tetap bertahan untuk membiarkan air itu jatuh
membasahi semua yang pernah luka
Dan membiarkan diri dalam sebuah angan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar