Rabu, 29 Agustus 2012

Kereta

Di, aku rindu kita berjalan di tepian rel ...
menapaki jalan yang entah kapan berubah ....
sepanjang jalan aku berceloteh ...
sepanjang jalan kau katakan aku " bawel "

Di, aku rindu menaikin kereta itu ...
penuh sesak dengan berbagai aroma ...
dari aroma yang mau ku muntahkan
sampai aroma harum yang membuatku tertidur ...

Di, aku rindu duduk dalam kereta di hadapanmu
memandangi wajahmu, dan melihat senyum manismu
dengan malu kau pandang aku kembali ...
kemudian kita senyum bersama ...

Di, apa kau ingat dengan semua itu ...
kereta yang kita naiki penuh sesak ...
tepian rel yang kita lalui penuh karat
entah kapan itu akan terulang ....

Di, kereta diesel kuning ...
itu telah membuat aku merindukanmu
membuat aku tahu berjuang untuk naik kereta
tapi aku bahagia karena kamu disisiku ...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar