Dalam kesepianku, dalam kesendirianku, dan dalam kegalauan hatiku, aku rindu akan hadirmu. Sebegitu rindu aku akan hadirmu, hingga mimpi- mimpiku bertaburan bayangmu, tak sedetikpun bayangmu pergi dari mimpiku , bayangmu selalu ada. Tapi aku tahu aku tak pernah hadir dalam mimpimu, aku juga tak pernah hadir dalam hari –harimu , Aku tak pernah tahu tentang perasaanmu terhadapku, aku juga tak pernah tahu tentang hatimu, hatimu penuh dengan teka- teki, tapi aku dapat menebak hatimu, kamu begitu benci dengan diriku. Tapi sudahlah… yang pasti aku selalu mencintaimu, dan menyayangimu setulus hatiku.
Mengapa bayangmu tak mau pergi dalam pikiranku, mengapa bayangmu selalu ada, terlalu banyak kenangan indah yang kau ukir dalam hatiku walau sesaat waktu yang kau berikan kepadaku, begitu sulitnya aku melupakanmu, hingga waktu yang kulewati terlalu berat, sampai aku tak sanggup melangkah maju, karena dirimu adalah hidupku….
Tahukah kamu dalam kesepian dan kegalauan hatiku, hanya namamu yang dapat ku tulis dan hanya namamu yang ada dalam semua kata- kataku , kamu begitu hebat meracuni pikirannku, kamu begitu hebat membawa emosi derita hatiku…..
biarkan masa lalu jdi kenangan......ttp masa depan yg baik..pengalaman hidup jdi sbgai motifasi...
BalasHapus.