terus kucumbui malam
hingga desah bercampur peluh
menatap dinding kelam
tanpa batas nirwana
memperkosa malam
tak peduli pagi menghadang
terus meronta menentang lawan
menyiksa malam tanpa dosa
terus kucumbui malam
melewati angan dalam batas
menanggalkan satu persatu
angin dan hebusan
terus meronta
terus meronta
berteriak kecang
dalam suasana garang
kucumbui malam
hingga rembulan hilang
hingga desah bercampur peluh
menatap dinding kelam
tanpa batas nirwana
memperkosa malam
tak peduli pagi menghadang
terus meronta menentang lawan
menyiksa malam tanpa dosa
terus kucumbui malam
melewati angan dalam batas
menanggalkan satu persatu
angin dan hebusan
terus meronta
terus meronta
berteriak kecang
dalam suasana garang
kucumbui malam
hingga rembulan hilang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar